IKLAN KIERAHA NEWS

IKLAN KIERAHA NEWS

BADKO HMI JATIM Ajak Masyarakat Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Yusfan Firdaus: Program Prioritas Negara untuk Masa Depan Indonesia

Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ketua Umum BADKO HMI Jawa Timur, Yusfan Firdaus, menilai bahwa program makan bergizi gratis tidak boleh hanya dipahami sebagai agenda seremonial atau proyek jangka pendek, melainkan harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia Indonesia.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program prioritas negara untuk masa depan Indonesia. Tujuan utamanya jelas, yakni memastikan generasi muda tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang kuat. Karena itu, masyarakat harus ikut mengawal agar program ini benar-benar tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan,” tegas Yusfan.

Menurut BADKO HMI Jawa Timur, tantangan terbesar dari implementasi program ini bukan hanya pada ketersediaan anggaran, tetapi juga pada aspek tata kelola, distribusi, kualitas bahan pangan, serta pengawasan di lapangan. Tanpa pengawalan publik yang kuat, program strategis ini berpotensi melenceng dari tujuan besarnya.

BADKO HMI Jawa Timur juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan menjadi faktor penting untuk memastikan bahwa:

  1. Program benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, khususnya anak-anak usia sekolah dan keluarga rentan.
  2. Standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan dijaga secara konsisten.
  3. Proses pengadaan dan distribusi berjalan secara terbuka dan akuntabel.

Lebih lanjut, Yusfan menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi bagian dari kontrol publik.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami di BADKO HMI Jawa Timur mendorong kader HMI dan masyarakat luas untuk aktif melakukan pemantauan, advokasi, serta menyampaikan kritik konstruktif demi keberhasilan program ini,” tambahnya.

BADKO HMI Jawa Timur memandang bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis akan sangat menentukan kualitas generasi masa depan, khususnya di wilayah Jawa Timur, yang memiliki jumlah penduduk usia sekolah cukup besar.

Melalui pernyataan ini, BADKO HMI Jawa Timur menegaskan sikapnya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal kebijakan publik yang berpihak pada rakyat, serta memastikan bahwa setiap program prioritas negara benar-benar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan dan masa depan Indonesia.

Ketua Umum BADKO HMI Jawa Timur, Yusfan Firdaus, menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu:

  • MBG merupakan program unggulan, dan negara sudah sangat tepat menjadikan MBG sebagai program prioritas nasional karena berorientasi langsung pada peningkatan kualitas generasi masa depan.
  • Sistem pelaksanaan MBG pada dasarnya sudah tepat, baik dari sisi konsep, skema distribusi, maupun desain pelibatan berbagai pihak.

Permasalahan utama bukan terletak pada program maupun sistem MBG, melainkan pada sebagian pengelola dapur MBG yang tidak menjalankan standar kualitas dan SOP yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) secara konsisten.

Kemudian Yusfan menegaskan, bahwa penguatan pengawasan dan evaluasi terhadap pengelola dapur MBG menjadi langkah yang sangat penting agar tujuan besar program ini tidak tercederai oleh kelalaian teknis di lapangan.

“Sistem MBG sudah benar, kebijakannya juga sudah tepat. Yang perlu dibenahi adalah praktik sebagian pengelola dapur yang tidak disiplin terhadap kualitas dan SOP dari BGN. Di sinilah peran masyarakat dan mahasiswa untuk ikut mengawal,” tegas Yusfan.

Post a Comment

0 Comments