IKLAN KIERAHA NEWS

IKLAN KIERAHA NEWS

Serap aspirasi Warga DPRD Provinsi Merlisa Marsaoly Komitmen Perjuangkan Pembangunan Wilayah 3T

Ternate, Kierahanews - 18/05/2026 - Melanjutkan Kunjungan Reses sebagai Wakil Rakyat Provinsi Maluku Utara, Merlisa Marsaoly kembali bertemu bersama warga Pulau Batang Dua dari Kelurahan Lelewi,Mayau,Perum hingga Bido, kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh mantan Ketua DPRD Kota Ternate yang saat ini sudah berada di DPRD Provinsi Maluku Utara.

Pada kesempatan ini terlihat Lurah Lelewi Batang Dua Ternate yang turut mengawal agenda resmi ini dalam sambutannya lurah menyampaikan bahwa selama saya menjabat sebagai lurah baru saat ini ada anggota DPRD Provinsi yang hadir bersama kami, kami ucapkan banyak terima kasih atas kehadiran ini, "saya harapkan banyak usulan yang dapat diberikan dari masyarakat batang dua kepada ibu Dewan Provinsi sebagai bentuk perjuangan bersama" ujar pak lurah lelewi.

Terlihat dalam acara juga Hadir para Pendeta sedaratan Batang dua.

Merlisa Marsaoly pada kesempatan ini menyampaikan bahwa "Ucapan selamat datang kepada para pendeta dan masyarakat yang masih setia hadir dan menyampaikan usulan dan keluhan terkait kebutuhan dasar khususnya saya sebagai ketua Komisi III yang membidangi infrastruktur, tentu ini menjadi tanggung jawab kami, sehingga menyerap aspirasi di Batang Dua menjadi keharusan bagi saya yang mereka percayakan ke DPRD Provinsi.  kami di DPRD pernah mengusulkan dan menganggarkan 500 Unit Rumah Tahun 2026 dan namun kurang lebih ada 5 unit untuk RTLH di Dinas Perkim Provinsi yang saya sampaikan akan masuk di Batang Dua Ternate, hal ini disebabkan karena efisiensi dan lainnya, sehingga semua harus diselesaikam secara bertahap. "Ujar Merlisa.

Tetapi disini karena saya ditemani dan didampingi langsung oleh Tim Irine Center Maluku Utara sebagai perpanjangan tangan kepada Ibu Dewan Pusat DPR RI Irine Yusiana Roba Putri, maka perlu saya sampaikan bahwa 2026 paskah kejadian gempa bumi akan ada bantuan BSPS di Mayau 39 Rumah dan Tifure 42 Rumah. "ini berkat perjuangan bersama antara pemerintah kota, DPRD Provinsi Komisi III bersama DPR RI yang membindangi infrastruktur sehingga secara perlahan tantangan ini bisa kami lewati secara bersama". tutur merlisa. "Koordinasi dan komunikasi sangatlah penting" ucap merlisa. 

sehingga bagi saya Batang Dua walau jauh dimata tetapi dekat di Hati.

adapun beberapa pertanyaan yang muncul dari warga yakni Pdt Jenny dari kelurahan lelewi, bahwa pembangunan, khususnya untuk pengawasan harus lebih tegas, khususnya jalan dan jembatan serta kebutuhan dasar lainnya karna masyarakat batang dua dominasi petani dan nelayan maka harus menjadi perhatian serius.

Adapun pertanyaan dari beberapa warga misal terkait tata ruang tata wilayah di pulau batang dua dan permintaan khusus batang dua dijadikan wilayah zona gempa, dan untuk pembangunan juga jangan asal-asal bangun hal ini harus dipertegas kepada pemerintah, misalnya Talud Pemecah Ombak. dan yang paling paling terpenting standart pembangunan harus sesuai sebab sangat rentan gempa. Ujar Warga.

Menanggapi hal ini Merlisa sapaan familiar ini menyampaikan bahwa banyak terima kasih buat pak pendeta dan warga masyarakat batang dua yang menyampaikan aspirasi tetapi optimisme saya dan tim Irine Center beserta pemerintah bahwa kami ada batasan kewenangan di antara DPRD Kota,Provinsi, Hingga Pusat sehingga kami harus usulkan sesuai kewenangan kami, dan sudah kami catat dalam daftar kegiatan reses kami sehingga di batang dua perlu menjadi skala prioritas dalam pembangunan. Tutup merlisa marsaoly Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara.

Redaksi : Jamrut.

Post a Comment

0 Comments